Senin, 16 Mei 2022

Selas,17 Mei 2022

 

Penyajian Data Dalam Bentuk Diagram Garis



Penyajian Data Dalam Bentuk Diagram Garis

Pada dasarnya diagram garis tidak jauh beda dengan diagram batang. Karena sama sama menggunakan diagram cartesius atau diagram sumbu x dan y.

Namun yang membedakan antara diagram garis dan batang adalah frekuensi datanya. Jika diagram batang berupa batang, sedangkan diagram garus berupa titik titik setiap data yang kemudian ditarik menjadi sebuah garis. Untuk lebih mudahnya bisa langsung disimak contoh soal di bawah ini. 

Tinggi badan Meli juga dicatat secara berkala Pengukuran berat badan juga untuk memant perkembangan anak. Meli memiliki catatan  tinggi badannya selama 5 tahun, yaitu mulai umur 7 tahun hingga umur 11 tahun.

Berdasarkan hasil catatan yang dilakukan secara berkala, diperileh:

Tabel diagram

Penyelesaian 

gambar diagram garisada dasarnya diagram garis tidak jauh beda dengan diagram batang. Karena sama sama menggunakan diagram cartesius atau diagram sumbu x dan y.

Namun yang membedakan antara diagram garis dan batang adalah frekuensi datanya. Jika diagram batang berupa batang, sedangkan diagram garus berupa titik titik setiap data yang kemudian ditarik menjadi sebuah garis. Untuk lebih mudahnya bisa langsung disimak contoh soal di bawah ini. 

Tinggi badan Meli juga dicatat secara berkala Pengukuran berat badan juga untuk memant perkembangan anak. Meli memiliki catatan  tinggi badannya selama 5 tahun, yaitu mulai umur 7 tahun hingga umur 11 tahun.

Berdasarkan hasil catatan yang dilakukan secara berkala, diperileh:

Tabel diagram

Penyelesaian 

gambar diagram garis


Tema 9 Benda-Benda di Sekitar Kita
Subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya
PB 3 dan 4
Muatan Terpadu : 
Bahasa Indonesia (3.4, 4.4), PPkn (3.4, 4.4), IPS (3.3, 4.3)

Tujuan Pembelajaran: 

1. siswa dapat mengidentifikasi iklan berdasarkan jenisnya, siswa juga dapat menuliskan ciri – ciri bahasa iklan.

2. siswa dapat menuliskan dan mempresentasikan makna penting persatuan dan kesatuan bangsa dengan tepat.

3. Dengan kegiatan berlatih mengidentifikasi peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan sikap menjalin persatuan dan kesatuan.

4.  siswa dapat mengidentifikasi dan menuliskan kegiatan ekonomi dan produk unggulan masyarakat di lingkungan sekitar dengan tepat.


Assalamu'alaikum wr wb...

 
 
Apa kabar anak-anak bu guru di rumah ? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
 
Ayo kita buka pembelajaran hari ini dengan lafadz basmallah, dan berdoa ya.. 
 

Yuk literasi materi hari ini ... .

Jenis iklan ada berbagai macam. Kamu telah mempelajari sebagian jenisnya pada pembelajaran sebelumnya. Sekarang kamu akan belajar tentang iklan berdasarkan isinya. Apa saja itu? Mari kita simak pembelajaran berikut ini bersama!

Berdasarkan isinya, iklan dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.

  1. Iklan pengumuman atau Pemberitahuan
    Iklan pengumuman (pemberitahuan) merupakan jenis iklan yang mempunyai tujuan untuk menarik perhatian masyarakat umum mengenai suatu hal-hal yang sifatnya pemberitahuan atau pengumuman. Contoh iklan pengumuman (pemberitahuan) seperti iklan reuni alumni sekolah dan iklan duka cita
  2. Iklan Penawaran (niaga)
    Iklan penawaran (niaga) merupakan jenis iklan mempunyai tujuan untuk menawarkan suatu barang atau jasa. Contoh iklan penawaran (niaga) seperti iklan penawaran barang (produk jam, makanan, sepatu, dan sebagainya) dan iklan penawaran jasa (jasa ojek online, jasa perbaikan rumah, jasa pijat, dan sebagainya)
  3. Iklan Layanan Masyarakat
    Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengajak atau mengimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.


Hidup rukun artinya saling menghormati, menghargai dan menyayangi antara sesama manusia. Hidup rukun dilakukan di sekolah, rumah, dan masyarakat. Dengan hidup rukun, persatuan dan kesatuan dapat terjaga dengan baik. Kerukunan yang terbina, baik dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat dapat menghindarkan kita dari pemusuhan, sehingga kehidupan menjadi harmonis. Selain itu, dengan adanya kerukunan kita juga merasa aman, tenteram dan damai. Apabila kerukunan sudah terbina dengan baik, persatuan dan kesatuan tentunya juga akan semakin kokoh.
Persatuan dan kesatuan meripakan istilah tepat untuk menggambarkan makna yang terkandung dalam keberagaman Indonesia. Indonesia merupakan negara yang unik di dunia. Indonesia tidak hanya memiliki sebuah negara yang memiliki suku bangsa dan bahasa, tetapi juga agama. Persatuan dan kesatuan sendiri berasal dari kata suku yang berarti utuh atau tidak terpecah-pecah. Persatuan dan kesatuan mengandung arti bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.



Pengaruh Kegiatan Ekonomi Terhadap Kesejahteraan Masyarakat
Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan yang dilakukan orang dalam bidang ekonomi untuk menghasilkan pendapatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
Kegiatan ekonomi secara garis besar meliputi produksi, distribusi dan konsumsi. Ketiga kegiatan ini tidak dapat berdiri sendiri. Ketigasa saling berkaitan. Produksi berarti tidak adanya distribusi dan konsumsi. Begitu juga dengan yang lainnya. Konsumsi tidak berarti tanpa barang yang di produksi dan pendistribusian. Distribusi pun tidak berarti tanpa produksi dan konsumsi.

a. Kegiatan Produksi

Kegiatan menciptakan barang untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia disebut kegiatan produksi. Orang atau badan yang menciptakan barang disebut produsen. Jenis-jenis kegiatan produksi dapat dikelompokkan berdasarkan bidang usaha pengolahan sumber dayanya.
Jenis-jenis kegiatan produksi menurut bidang usahanya antara lain sebagai berikut.

  1. Bidang usaha ekstraktif adalah kegiatan produksi yang bergerak di bidang pengambilan atau pemanfaatan sumber daya alam secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Contohnya, penambang yang mengambil hasil tambang atau nelayan yang menangkap ikan di laut.
  2. Bidang usaha agraris adalah kegiatan produksi yang bergerak di bidang pengolahan atau pengelolaan tanah. Contohnya, petani yang mengolah tanah untuk dijadikan sawah atau kebun
  3. Bidang usaha ndustri adalah kegiatan produksi yang bergerak di bidang pengolahan barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. Contohnya, industri pengolahan kapas menjadi benang,industri otomotif, dan kerajinan
  4. Bidang usaha perdagangan adalah kegiatan produksi yang bersifat menambah nilai guna barang dengan caramenjual barang dari produsen ke konsumen. Sebenarnya kegiatan niaga pun termasuk kegiatan produksi. Contohnya, toko kelontong, agen koran dan supermarket
  5. Bidang usaha jasa adalah kegiatan produksi ang bergerak di bidang jasa dan pelayanan. Contohnya, bank, pos, agen perjalanan, dan sebagainya

b. Kegiatan Distribusi
Kegiatan distribusi sama pentingnya dengan kegiatan ekonomi lainnya. Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang hasil dari produksi kepada konsumen. Orang atau badan pelaksana kegiatan distribusi disebut distributor.

      1. Tujuan distribusi
  • Mempercepat hasil produksi sampai di konsumen
  • Menjaga kelangsungan kegiatan ekonomi
  • Menyebarkan hasil produksi kepada konsumen
      2. Cara distribusi
  • Langsung
    Distribusi dilakukan tanpa melalui perantara. Contohnya, petani sayur menjual sayurannya ke konsumen
  • Tidak langsung
    Distribusi dilakukan melalui perantara, misalnya agen, makelar, toko dan sebagainya. Contohnya, penjualan di toko elektronik dan penjualan sepeda motor di dealer. Dalam distribusi tidak langsung yang berperan penting adalah perantara atau badan perantara. Misalnya, agen, pedagang dan sebagainya. Perantara perdagangan berupaya agar barang dapat cepat sampai di tangan konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana distribusi. Sarana distribusi dimaksudkan untuk memperlacar perjalanan barang. Termasuk di dalamnya alat-alat transportasi.
c. Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi merupakan kegiatan menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Pelaku dari kegiatan konsumsi disebut konsumen.




Ayo simak Video berikut ini untuk Materi TEMA 9 Subtema 3 pembelajaran 4




Tema 9 Benda-Benda di Sekitar Kita
Subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya
PB 3 dan 4
Muatan Terpadu : 
Bahasa Indonesia (3.4, 4.4), PPkn (3.4, 4.4), IPS (3.3, 4.3)

Tujuan Pembelajaran: 

1. siswa dapat mengidentifikasi iklan berdasarkan jenisnya, siswa juga dapat menuliskan ciri – ciri bahasa iklan.

2. siswa dapat menuliskan dan mempresentasikan makna penting persatuan dan kesatuan bangsa dengan tepat.

3. Dengan kegiatan berlatih mengidentifikasi peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan sikap menjalin persatuan dan kesatuan.

4.  siswa dapat mengidentifikasi dan menuliskan kegiatan ekonomi dan produk unggulan masyarakat di lingkungan sekitar dengan tepat.


Assalamu'alaikum wr wb...

 
 
Apa kabar anak-anak bu guru di rumah ? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
 
Ayo kita buka pembelajaran hari ini dengan lafadz basmallah, dan berdoa ya.. 
 

Yuk literasi materi hari ini ... .

Jenis iklan ada berbagai macam. Kamu telah mempelajari sebagian jenisnya pada pembelajaran sebelumnya. Sekarang kamu akan belajar tentang iklan berdasarkan isinya. Apa saja itu? Mari kita simak pembelajaran berikut ini bersama!

Berdasarkan isinya, iklan dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.

  1. Iklan pengumuman atau Pemberitahuan
    Iklan pengumuman (pemberitahuan) merupakan jenis iklan yang mempunyai tujuan untuk menarik perhatian masyarakat umum mengenai suatu hal-hal yang sifatnya pemberitahuan atau pengumuman. Contoh iklan pengumuman (pemberitahuan) seperti iklan reuni alumni sekolah dan iklan duka cita
  2. Iklan Penawaran (niaga)
    Iklan penawaran (niaga) merupakan jenis iklan mempunyai tujuan untuk menawarkan suatu barang atau jasa. Contoh iklan penawaran (niaga) seperti iklan penawaran barang (produk jam, makanan, sepatu, dan sebagainya) dan iklan penawaran jasa (jasa ojek online, jasa perbaikan rumah, jasa pijat, dan sebagainya)
  3. Iklan Layanan Masyarakat
    Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengajak atau mengimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar