Selasa, 14 April 2026
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
💭 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul pada pertemuan IPAS sebelumnya anak-anak semua sudah belajar mengenal tradisi masyarakat di Lampung. Hari ini kita akan uji kemampuanmu untuk memahami materi yang sudah disampaikan ya. Sedangkan pada mata pelajaran matematika kita juga sudah belajar tentang memahami data tabel. Hari ini kita akan mendalami kedua materi tersebut ya.
Sebelum mengerjakan soal, yuk ingat-ingat kembali materi yang sudah kita pelajari tentang Tradisi dan Kebudayaan Provinsi Lampung! Di bawah ini ada ringkasan singkatnya.
Setelah membaca ringkasan, kerjakan 10 soal isian singkat dengan mengisi jawaban yang tepat. Tulis dengan jelas dan percaya diri ya! 💪
7 Tradisi dan Kebudayaan Khas Provinsi Lampung yang wajib kamu ingat!
1. Upacara Adat Begawi
Upacara adat terbesar masyarakat Lampung Pepadun untuk menaikkan gelar adat. Berlangsung beberapa hari dengan musik kulintang dan talo balak (gong besar). Keluarga pelaksana wajib menjamu banyak tamu.
2. Tari Cangget & Sigeh Pengunten
Tari Cangget adalah tarian sakral adat Pepadun yang ditampilkan dalam upacara adat. Tari Sigeh Pengunten adalah tarian resmi Lampung untuk menyambut tamu kehormatan. Penarinya membawa tepak sirih dan memakai mahkota Siger.
3. Siger
Mahkota adat berbentuk tanduk dari logam keemasan. Siger Pepadun memiliki 9 lekukan, Siger Saibatin 7 lekukan. Melambangkan keagungan dan kehormatan perempuan Lampung. Kini menjadi ikon resmi Provinsi Lampung.
4. Tradisi Sekura
Tradisi memakai topeng dari Lampung Barat yang diadakan saat Hari Raya Idul Fitri. Ada dua jenis: Sekura Kecah (kostum lucu/jorok) dan Sekura Betik (kostum indah). Maknanya: rasa syukur dan persamaan derajat.
5. Tradisi Sebambangan
Prosesi adat di mana pria dan wanita pergi bersama ke rumah keluarga pria sebagai tanda niat menikah. Wanita wajib meninggalkan surat atau tanda agar keluarganya tidak cemas. Dilanjutkan dengan perundingan resmi antar keluarga.
6. Kain Tapis
Kain tenun tradisional Lampung dengan benang emas atau perak di atas kain dasar gelap. Dibuat secara manual dan memerlukan waktu berbulan-bulan. Motif terkenal: Jung Sarat (kapal berlayar) dan Gajah Merem. Sudah diakui sebagai warisan budaya Indonesia.
7. Piil Pesenggiri
Falsafah hidup utama masyarakat Lampung. Memiliki 4 nilai: Juluk Adok (nama/gelar baik), Nemui Nyimah (ramah & menerima tamu), Nengah Nyappur (aktif bermasyarakat), Sakai Sambayan (gotong royong). Sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat! Klik "Periksa Jawaban" setelah selesai 😊
- Begawi adalah upacara adat terbesar Lampung Pepadun untuk menaikkan gelar, diiringi alat musik talo balak (gong besar).
- Tari Cangget bersifat sakral dalam upacara adat, sedangkan Tari Sigeh Pengunten digunakan untuk menyambut tamu kehormatan dengan membawa tepak sirih.
- Siger adalah mahkota emas kebanggaan Lampung — Pepadun punya 9 lekukan, Saibatin punya 7 lekukan — dan kini menjadi ikon resmi provinsi.
- Tradisi Sekura dari Lampung Barat merayakan Lebaran dengan topeng, mengajarkan kegembiraan dan persamaan derajat antar sesama.
- Sebambangan adalah tradisi niat menikah secara adat yang menghormati kebebasan memilih pasangan sambil tetap menjaga kehormatan keluarga.
- Kain Tapis dibuat dari benang emas/perak secara manual berbulan-bulan, dan telah diakui sebagai warisan budaya nasional Indonesia.
- Piil Pesenggiri adalah falsafah hidup Lampung dengan 4 nilai: Juluk Adok, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan — semua sejalan dengan semangat Pancasila.
- Dengan mempelajari tradisi Lampung, kita belajar untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan Indonesia. 🇮🇩