Kamis, 16 Juli 2026
MATERI AJAR KELAS 3 BILAL BIN RABAH SENIN 20 JULI 2026
BAHA📚Muatan Pembelajaran
Materi yang dipelajari hari ini
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
Ayo, Kenali Lima Pancaindra Kita!
Cerita seru dari Kelas 3 Abdullah bin Umar, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung 🌟
Coba pejamkan matamu selama lima detik. Gelap, bukan? Sekarang buka lagi matamu — dunia langsung terang, warna-warni, dan penuh cerita. Nah, bagaimana caranya kita bisa melihat semua keindahan itu? Bagaimana pula caranya kita bisa mendengar kicau burung, mencium wangi masakan Bunda, merasakan manisnya kue, atau merasakan lembutnya bulu kucing? Semua itu bisa terjadi berkat anugerah istimewa dari Allah SWT yang bernama pancaindra!
Minggu ini, anak-anak Kelas 3 Abdullah bin Umar belajar mengenali dan menyebutkan pancaindra pada diri mereka sendiri. Yuk, ikuti keseruannya! 👇
Pancaindra, Karunia yang Patut Disyukuri 🤲
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔا وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl: 78) |
Sejak lahir, kita belum tahu apa-apa. Lalu Allah memberi kita telinga untuk mendengar, mata untuk melihat, hidung untuk mencium, lidah untuk mengecap, dan kulit untuk meraba. Semua itu karunia yang luar biasa, sehingga sudah sepatutnya kita menjaga dan mensyukurinya. 💙
Kenalan Yuk dengan 5 Pancaindra 👀👂👃👅✋
Pancaindra adalah lima alat indra pada tubuh kita yang digunakan untuk mengenali dan merasakan segala sesuatu di sekitar kita. Yuk, kita kenalan satu per satu!
| 1. Mata — Si Jendela Dunia Mata ada di wajah kita, sepasang, dan digunakan untuk melihat. Berkat mata, kita bisa melihat wajah teman, warna pelangi, dan tulisan di papan tulis. |
| 2. Telinga — Si Penangkap Suara Telinga ada di kanan dan kiri kepala kita, digunakan untuk mendengar. Suara kipas angin, suara teman memanggil, sampai suara burung berkicau — semua bisa kita dengar berkat telinga. |
| 3. Hidung — Si Pencium Aroma Hidung ada di tengah wajah kita, digunakan untuk mencium bau. Aroma masakan Bunda, wangi bunga, sampai bau tidak sedap, semua bisa dikenali oleh hidung kita. |
| 4. Lidah — Si Pengecap Rasa Lidah ada di dalam mulut kita, digunakan untuk mengecap rasa makanan dan minuman. Rasa manis permen, asam jeruk, atau asin keripik, semua dikenali lewat lidah. |
| 5. Kulit — Si Peraba Ajaib Kulit menutupi seluruh tubuh kita, digunakan untuk meraba. Lewat kulit, kita bisa merasakan halusnya kain, kasarnya batu, panas, dan dingin. |
Serunya Bermain Sambil Belajar 🎉
Supaya makin paham, anak-anak diajak bermain permainan sederhana di depan kelas. Tiga teman maju ke depan dengan mata ditutup, lalu:
● Teman pertama diminta menebak benda dari aromanya — ternyata itu jeruk! 🍊
● Teman kedua diminta menebak sumber suara — tepuk tangan atau ketukan meja? 👏
● Teman ketiga diminta meraba dan menebak tekstur kain — halus atau kasar? 🧣
Serunya, walaupun mata mereka ditutup, mereka tetap bisa menebak dengan benar! Ini membuktikan bahwa kita punya indra lain selain mata yang membantu kita mengenali benda-benda di sekitar kita.
Yuk, Kenalan dengan Teks Eksposisi!
Belajar Bahasa Indonesia seru bersama anak-anak Kelas 3, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung ✏️
“Sarapan pagi sangat penting bagi anak-anak sebelum berangkat sekolah.” Pernahkah kamu membaca kalimat seperti itu? Kalimat itu bukan sekadar cerita, lho — itu adalah pendapat yang disertai alasan supaya kita percaya. Nah, teks seperti inilah yang disebut teks eksposisi!
Minggu ini, anak-anak Kelas 3 belajar mengenal ciri dan struktur teks eksposisi. Yuk, simak keseruannya! 👇
Apa Itu Teks Eksposisi? 🤔
Teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat atau gagasan, disertai fakta pendukung, untuk meyakinkan pembaca. Bedanya dengan teks cerita (narasi) atau teks yang menggambarkan sesuatu (deskripsi), teks eksposisi ini isinya penjelasan dan alasan yang masuk akal, bukan sekadar kejadian atau gambaran suasana.
Sebelum belajar lebih jauh, Bu/Pak Guru membacakan sebuah teks pendek tentang manfaat sarapan pagi. Anak-anak diajak menebak: “Apakah bacaan ini menceritakan kejadian, atau menjelaskan sesuatu?” Ternyata, jawabannya adalah teks eksposisi karena berisi penjelasan dan pendapat, bukan cerita!
Tiga Bagian Penting Teks Eksposisi 🧩
Setiap teks eksposisi punya tiga bagian struktur yang selalu berurutan. Yuk, kenali satu per satu!
| 1. Tesis (Pernyataan Pendapat) Bagian pembuka yang berisi pendapat atau gagasan utama penulis. Biasanya muncul di awal teks, seperti kalimat pembuka yang menyampaikan inti masalah. |
| 2. Argumentasi (Alasan/Fakta Pendukung) Bagian yang berisi alasan, contoh, atau fakta yang memperkuat pendapat pada tesis. Semakin kuat argumentasinya, semakin pembaca percaya. |
| 3. Penegasan Ulang Bagian penutup yang menegaskan kembali pendapat di awal, biasanya berupa simpulan atau ajakan. Ini adalah kalimat penutup yang mengingatkan pembaca pada inti gagasan. |
Contoh Yuk: “Manfaat Sarapan Pagi” 🥣

Mari kita bedah bersama contoh teks yang dibacakan guru di kelas:
TESIS “Sarapan pagi sangat penting bagi anak-anak sebelum berangkat sekolah.” |
ARGUMENTASI “Sarapan memberikan energi agar tubuh tidak lemas saat belajar. Selain itu, sarapan juga membantu otak berkonsentrasi lebih baik sehingga murid dapat menerima pelajaran dengan optimal.” |
PENEGASAN ULANG “Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan sarapan pagi sebelum beraktivitas.” |
Serunya Bermain “Tebak Struktur” 🎯
Setelah memahami konsep, anak-anak berlatih menandai bagian tesis, argumentasi, dan penegasan ulang secara berkelompok pada teks lain. Setiap kelompok lalu mempresentasikan hasil temuannya di depan kelas.
Permainannya makin seru dengan “Tebak Struktur”: guru membacakan potongan kalimat, lalu anak-anak menebak dengan cepat — apakah itu bagian tesis, argumentasi, atau penegasan ulang? Kelas jadi riuh dengan tebakan dan tawa, tapi pemahaman anak-anak tentang struktur teks eksposisi makin kuat. 😄
Yuk, Coba di Rumah! 🏠
Sebagai tugas rumah, anak-anak diminta mencari satu teks eksposisi di koran, majalah, atau internet bersama orang tua, lalu menandai bagian tesisnya. Kegiatan sederhana ini melatih anak untuk semakin jeli mengenali pendapat penulis dalam bacaan sehari-hari.
✨ Yuk, jadi pembaca yang cerdas — kenali pendapat dan faktanya, baru percaya! ✨ |







