Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta.Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan.Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Matematika · Kelas 3
Ayo Berlatih Pembagian!
Bilangan Cacah sampai 100 dengan Porogapit ➗
📋 Identitas Pembelajaran
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menyelesaikan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk pembagian bersusun (porogapit) tanpa sisa, sebagai kebalikan dari operasi perkalian, untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit tanpa sisa.
Materi
Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
Alokasi Waktu
3 x 35 menit
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi pembagian) Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi teknik porogapit, latihan soal berjenjang, dan permainan berhitung
Media dan Alat Peraga
• Video pembelajaran pembagian bilangan cacah dengan porogapit • Kartu perkalian sebagai bantuan (tabel perkalian 1-10) • Kelereng, kancing, atau stik es krim untuk peraga pembagian merata • Proyektor/laptop untuk menayangkan video • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) • Papan tulis dan spidol warna-warni
🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
Menonton video pembelajaran tentang pembagian dengan teknik porogapit Joyful
Mengerjakan 5 soal latihan perkalian (materi sebelumnya) untuk mengingat teknik memecah bilangan puluhan Mindful
Mengamati demonstrasi guru membagi kelereng secara merata untuk memahami konsep pembagian Meaningful
Berlatih menyelesaikan soal cerita pembagian yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Meaningful
Bermain kuis cepat tepat pembagian menggunakan kartu perkalian berkelompok Joyful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Siswa mengulang kembali konsep perkalian bilangan puluhan dengan satuan.
Siswa menonton video dan mengamati contoh pembagian bilangan cacah sampai 100.
Siswa memahami konsep pembagian sebagai kebalikan dari perkalian melalui alat peraga.
Siswa berlatih menyelesaikan pembagian dengan teknik porogapit tanpa sisa.
Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
🎬 Video Pembelajaran
📺 SD Kelas 3: Cara Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100 Video ini menjelaskan cara menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit secara sederhana.
Pembagian adalah cara membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama besar. Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian.
Contoh cerita: Ibu memiliki 24 butir telur yang akan dimasukkan ke dalam 4 kotak sama banyak. Berapa butir telur di setiap kotak?
24 ÷ 4 = 6
Cara berpikir: karena 6 × 4 = 24, maka 24 ÷ 4 = 6.
2. Teknik Porogapit (Pembagian Bersusun)
Porogapit adalah cara membagi bilangan dengan menuliskannya secara bersusun agar lebih mudah dihitung langkah demi langkah.
Contoh cerita: Bu Guru membagikan 84 buah pensil kepada siswa secara merata ke dalam 4 kelompok. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?
21
____
4 | 84
8
---
04
4
---
0
Cara berpikir: 8 puluhan dibagi 4 = 2 (tulis di atas), sisa 0. Turunkan angka 4 satuan, 4 dibagi 4 = 1 (tulis di atas). Hasilnya 21 pensil untuk setiap kelompok.
3. Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pembagian sering digunakan saat membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.
Contoh: Ayah membeli 96 buah jeruk untuk dibagikan kepada 8 tetangga secara merata. Berapa jeruk yang diterima setiap tetangga? (96 ÷ 8 = 12 jeruk)
✍️ Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
Mudah 1. 36 ÷ 6 = ... a. 5 b. 6 c. 7 d. 8
Mudah 2. 45 ÷ 5 = ... a. 8 b. 9 c. 10 d. 7
Sedang 3. 72 ÷ 4 = ... a. 16 b. 17 c. 18 d. 19
Sedang 4. Sebuah kantong berisi 65 permen akan dibagikan sama rata kepada 5 anak. Setiap anak mendapat ... permen. a. 12 b. 13 c. 14 d. 15
Sukar 5. Bu Sari membeli 96 buah apel untuk dibagikan sama rata kepada 6 tetangganya. Jumlah apel yang diterima setiap tetangga adalah ... a. 14 b. 15 c. 16 d. 17
B. Isian Singkat
Mudah 6. 28 ÷ 4 = ____
Sedang 7. 63 ÷ 3 = ____
Sukar 8. Sebuah kandang berisi 84 ekor ayam yang akan dibagi rata ke dalam 4 kandang kecil. Berapa ekor ayam di setiap kandang kecil? ____
C. Esai
Sedang 9. Hitunglah 96 ÷ 8 dengan menggunakan teknik porogapit, tunjukkan langkah-langkahnya!
Sukar 10. Buatlah sebuah soal cerita pembagian bilangan cacah sampai 100 yang berkaitan dengan kegiatan di rumahmu, lalu selesaikan soal tersebut!
🌟 Kesimpulan
Pembagian bilangan cacah sampai 100 dapat dipahami sebagai kebalikan dari perkalian, dan dapat diselesaikan dengan teknik porogapit secara bersusun langkah demi langkah. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta.Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan.Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
🏘️ 🇮🇩 🏛️
Pendidikan Pancasila — Kelas 3
Materi Belajar Mandiri Hari Ini
Tingkatan Pemerintahan Desa dan Aktivitasnya
🗂️ Identitas Mata Pelajaran
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggalnya, mulai dari RT, RW, desa atau kelurahan, hingga kecamatan, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peserta didik juga menunjukkan sikap kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam di lingkungan sekitarnya.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu mengidentifikasi tingkatan pemerintahan desa dan aktivitas-aktivitas di dalamnya.
Rincian pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar:
🧘 Mengulas kembali RT dan RW serta pemimpinnya melalui soal review (Mindful)
🎥 Menonton video pembelajaran tentang desa dan kelurahan sebagai bagian dari NKRI (Joyful)
🔗 Memahami hubungan antara tingkat desa dengan RT/RW (Meaningful)
🏘️ Mengenal aktivitas-aktivitas yang ada di desa (Meaningful)
💬 Berdiskusi tentang pengalaman siswa terkait kegiatan di lingkungan desa/kelurahan (Joyful)
🌟 Merefleksikan pembelajaran hari ini melalui mood picker (Mindful)
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Siswa dapat mengingat kembali RT dan RW serta pemimpinnya yang telah dipelajari sebelumnya. 2. Siswa dapat menjelaskan desa dan kelurahan sebagai bagian dari NKRI melalui video pembelajaran. 3. Siswa dapat menjelaskan hubungan antara tingkat desa dengan RT dan RW. 4. Siswa dapat menyebutkan aktivitas-aktivitas yang ada di desa. 5. Siswa dapat menceritakan pengalamannya terkait kegiatan di lingkungan desa/kelurahan. 6. Siswa dapat merefleksikan pemahamannya tentang tingkatan pemerintahan desa.
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan dengan Discovery Learning, karena siswa diajak menemukan sendiri hubungan antartingkatan pemerintahan melalui pengalaman nyata di lingkungan tempat tinggalnya. Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, dan penugasan.
🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!
Sebelum belajar hal baru, coba kerjakan dulu 5 soal isian tentang RT dan RW serta pemimpinnya yang sudah kita pelajari kemarin.
1. Kumpulan beberapa Kepala Keluarga yang tinggal berdekatan disebut...
2. Pemimpin RT disebut...
3. Kumpulan beberapa RT disebut...
4. Pemimpin RW disebut...
5. Sebutkan satu tugas Ketua RT dalam melayani warganya!
🔑 Kunci Jawaban (Review Materi Sebelumnya)
1. RT (Rukun Tetangga) 2. Ketua RT 3. RW (Rukun Warga) 4. Ketua RW 5. Jawaban bervariasi, misalnya: membantu warga mengurus surat pengantar, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, atau memimpin kegiatan kerja bakti.
🎬 Inti Pembelajaran: Yuk, Kenali Desa Kita!
📺 Video Pembelajaran
🔗 Tautan: https://www.youtube.com/watch?v=Xm9T63DEdzI 🔎 Disarankan Bapak/Ibu Guru meninjau video terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke siswa.
1️⃣ Hubungan Tingkat Desa dan RT/RW
Desa terdiri dari beberapa RW. Setiap RW terdiri dari beberapa RT. Jadi, urutannya dari yang terkecil hingga yang lebih besar adalah: RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan. Setiap tingkatan saling bekerja sama untuk melayani masyarakat. Ketua RT membantu warga di lingkungan terkecil, Ketua RW mengoordinasikan beberapa RT, dan Kepala Desa (atau Lurah) memimpin seluruh wilayah desa yang terdiri dari beberapa RW.
🏛️ Kecamatan
↑
🏘️ Desa / Kelurahan
↑
🏠 RW (Rukun Warga)
↑
🏡 RT (Rukun Tetangga)
2️⃣ Aktivitas-aktivitas di Desa
🧹 Kerja Bakti
Warga, termasuk keluarga siswa, bergotong royong membersihkan selokan dan jalan setiap akhir pekan.
🏥 Posyandu
Pemeriksaan kesehatan rutin untuk balita dan lansia yang diadakan di balai desa setiap bulan.
🎉 Lomba 17 Agustus
Perayaan hari kemerdekaan dengan berbagai lomba yang diikuti anak-anak di lingkungan RT/RW.
🗳️ Musyawarah Warga
Rapat RT/RW untuk membahas kepentingan bersama, misalnya jadwal ronda malam atau perbaikan jalan.
📋 Mengurus Surat di Kantor Desa
Orang tua siswa datang ke kantor desa untuk mengurus surat keterangan, misalnya saat mendaftar sekolah.
📝 Penutup: Asesmen Formatif
Sekarang, tunjukkan pemahamanmu tentang tingkatan pemerintahan desa dan aktivitasnya melalui soal-soal berikut!
A. Pilihan Ganda
Mudah
1. Kumpulan beberapa RT disebut...
Mudah
2. Desa dipimpin oleh seorang...
Sedang
3. Urutan tingkatan pemerintahan dari yang terkecil adalah...
Sedang
4. Kegiatan membersihkan lingkungan bersama warga di desa disebut...
Sukar
5. Di sebuah desa terdapat 3 RW, dan setiap RW terdiri dari 4 RT. Manakah pernyataan berikut yang benar?
B. Isian Singkat
Sedang
6. Sebutkan urutan tingkatan pemerintahan dari RT hingga kecamatan!
Sedang
7. Kegiatan pemeriksaan kesehatan balita dan lansia yang biasa diadakan di desa disebut...
Sukar
8. Sebutkan satu aktivitas yang biasa dilakukan warga di lingkungan desamu!
C. Esai
Sukar
9. Jelaskan hubungan antara RT, RW, dan Desa!
Sukar
10. Ceritakan satu pengalamanmu mengikuti kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu (RT/RW/desa)!
🔑 Kunci Jawaban (Asesmen Formatif)
Pilihan Ganda:
1. A — RW 2. B — Kepala Desa 3. C — RT - RW - Desa - Kecamatan 4. D — Kerja bakti 5. A — Desa tersebut memiliki 12 RT
Isian (contoh jawaban):
6. RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan 7. Posyandu 8. Jawaban bervariasi sesuai pengalaman siswa, misalnya kerja bakti atau lomba 17 Agustus.
Esai (contoh jawaban/rubrik):
9. RT adalah kumpulan beberapa keluarga yang tinggal berdekatan, beberapa RT membentuk RW, dan beberapa RW membentuk Desa/Kelurahan. Ketiganya saling bekerja sama untuk melayani warga. 10. Jawaban bervariasi sesuai pengalaman siswa, dinilai dari kejelasan cerita dan keterkaitan dengan kegiatan di lingkungan tempat tinggal. (Penilaian esai disesuaikan dengan kelengkapan dan ketepatan penjelasan siswa.)
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa tingkatan pemerintahan tempat tinggal kita, dari yang terkecil, adalah RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan. Setiap tingkatan saling bekerja sama untuk melayani masyarakat. Di desa, ada banyak aktivitas yang melibatkan warga, seperti kerja bakti, posyandu, lomba 17 Agustus, musyawarah warga, dan mengurus surat di kantor desa. Dengan mengenal tingkatan ini, kita jadi lebih memahami tempat tinggal kita sebagai bagian dari NKRI! 🇮🇩
🧑🏫 Kesimpulan Pengajaran (Refleksi Guru)
⚠️ Kendala Pembelajaran
• Sebagian siswa mungkin masih bingung membedakan urutan tingkatan pemerintahan (RT, RW, desa, kecamatan). • Siswa yang tinggal di kelurahan (bukan desa) mungkin bingung karena istilah pemimpinnya berbeda (lurah vs kepala desa). • Keterbatasan pengalaman langsung siswa dengan kegiatan di tingkat desa/kecamatan. • Koneksi internet yang kurang stabil saat memutar video pembelajaran.
🔧 Tindak Lanjut
• Menggunakan diagram atau bagan sederhana untuk memperjelas urutan tingkatan pemerintahan. • Menjelaskan bahwa desa dan kelurahan memiliki kedudukan yang sama, hanya istilahnya berbeda tergantung wilayah. • Mengajak siswa bertanya kepada orang tua tentang RT/RW tempat tinggal mereka sebagai tugas rumah. • Menyiapkan cadangan gambar/bagan cetak jika video tidak dapat diputar.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu warna primer dan sekunder Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟
🎨 🌈 🖌️
Seni Rupa — Kelas 3
Materi Belajar Mandiri Hari Ini
Jenis-jenis Warna: Primer dan Sekunder
🗂️ Identitas Mata Pelajaran
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menuangkan pengalaman kesehariannya secara visual sebagai bentuk ekspresi kreatif, meskipun proporsi hasil karyanya belum sepenuhnya sempurna. Peserta didik mengenal dan mulai menggunakan pengetahuan dasar tentang unsur rupa seperti garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna, serta mampu menciptakan karya dua atau tiga dimensi dengan memanfaatkan unsur-unsur tersebut menggunakan berbagai bahan dan alat yang dipilihnya.
Rujukan: Keputusan Kepala BSKAP No. 008/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka — Seni Rupa Fase B (Elemen Mengalami dan Menciptakan), yang masih menjadi acuan CP pada tahun ajaran 2026/2027.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis warna (primer dan sekunder).
Rincian pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar:
🧘 Mengulas kembali jenis-jenis bentuk (kubistis, silindris, kerucut, bola, tak beraturan) melalui soal review singkat (Mindful)
🎥 Menonton video pembelajaran tentang pengertian dan jenis-jenis warna (Joyful)
🌈 Mengamati warna-warna benda di sekitar kelas dan kehidupan sehari-hari (Meaningful)
🎨 Bereksperimen mencampur warna primer memakai crayon/cat air untuk menemukan warna sekunder (Joyful)
💬 Berdiskusi mengelompokkan benda-benda berdasarkan warna primer dan sekunder (Meaningful)
🌟 Merefleksikan pembelajaran hari ini melalui mood picker (Mindful)
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Siswa dapat mengingat kembali jenis-jenis bentuk yang telah dipelajari sebelumnya. 2. Siswa dapat menjelaskan pengertian warna melalui video pembelajaran. 3. Siswa dapat mengidentifikasi warna-warna benda di sekitarnya. 4. Siswa dapat mempraktikkan pencampuran warna primer menjadi warna sekunder. 5. Siswa dapat mengelompokkan benda berdasarkan jenis warnanya (primer/sekunder). 6. Siswa dapat merefleksikan pemahamannya tentang warna primer dan sekunder.
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning yang dipadukan dengan Experiential Learning, karena siswa menemukan sendiri konsep warna sekunder melalui pengamatan dan eksperimen langsung mencampur warna. Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, eksperimen mencampur warna, diskusi kelompok, dan penugasan praktik.
🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!
Sebelum belajar warna, coba kerjakan dulu 5 soal tentang jenis-jenis bentuk yang sudah kita pelajari kemarin: kubistis, silindris, kerucut, bola, dan tak beraturan.
1. Benda yang berbentuk seperti kotak atau dus disebut bentuk...
2. Kaleng susu dan gelas termasuk contoh benda berbentuk...
3. Topi ulang tahun berbentuk kerucut memiliki ciri khas, yaitu...
4. Manakah benda berikut yang berbentuk bola?
5. Batu alam dan awan termasuk contoh bentuk...
🔑 Kunci Jawaban (Review Materi Sebelumnya)
1. B — Kubistis 2. C — Silindris 3. A — Alasnya lingkaran dan meruncing ke atas 4. D — Bola sepak 5. D — Tak beraturan
🎬 Inti Pembelajaran: Yuk, Mengenal Warna!
📺 Video Pembelajaran
🔗 Tautan: https://www.youtube.com/watch?v=1dcRr8RnBkM 🔎 Disarankan Bapak/Ibu Guru meninjau video terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke siswa.
🌈 Apa itu Warna?
Warna adalah kesan yang kita lihat karena adanya cahaya yang mengenai suatu benda. Berkat warna, dunia di sekitar kita terlihat indah dan setiap benda bisa kita bedakan satu sama lain, misalnya apel merah berbeda dengan pisang kuning.
🔴 Warna Primer (Warna Dasar)
Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain. Ada tiga warna primer: Merah — contoh: 🍎 apel, 🚗 mobil pemadam kebakaran Kuning — contoh: 🍌 pisang, ☀️ matahari Biru — contoh: 🎈 balon, 🌊 laut dan langit
🟢 Warna Sekunder (Hasil Campuran)
Warna sekunder adalah warna baru yang terbentuk dari campuran dua warna primer: + = Oranye/Jingga — contoh: 🍊 jeruk, 🥕 wortel + = Hijau — contoh: 🍃 daun, 🥦 brokoli + = Ungu — contoh: 🍆 terong, 🍇 anggur
🌈 Coba perhatikan pelangi! Di sana ada warna primer dan sekunder berjajar indah.
📝 Penutup: Asesmen Formatif
Sekarang, tunjukkan pemahamanmu tentang warna primer dan sekunder melalui soal-soal berikut!
A. Pilihan Ganda
Mudah
1. Warna yang termasuk warna primer adalah...
Mudah
2. Ada berapa jumlah warna primer?
Mudah
3. Warna sekunder terbentuk dari...
Mudah
4. Berikut ini yang termasuk tiga warna primer adalah...
Sedang
5. Jika warna merah dicampur dengan warna kuning, akan menghasilkan warna...
Sedang
6. Warna hijau dihasilkan dari campuran warna...
Sedang
7. Buah terong berwarna ungu. Warna ungu termasuk warna sekunder yang terbentuk dari campuran warna...
Sedang
8. Perhatikan pelangi yang memiliki banyak warna. Warna jingga (oranye) pada pelangi termasuk jenis warna...
Sukar
9. Riko mencampurkan cat warna biru dan warna kuning di palet. Warna baru yang akan terbentuk adalah...
Sukar
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT tentang warna primer dan sekunder?
B. Isian Singkat
Mudah
11. Sebutkan tiga warna primer!
Sedang
12. Warna oranye adalah hasil campuran warna ___ dan ___.
Sedang
13. Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang berwarna primer!
Sukar
14. Jika kamu mencampurkan warna biru dan warna merah, warna apa yang akan terbentuk?
Sukar
15. Sebutkan dua warna sekunder beserta warna primer pembentuknya!
C. Esai
Sedang
16. Jelaskan apa yang dimaksud dengan warna primer dan berikan tiga contohnya!
Sedang
17. Jelaskan apa yang dimaksud dengan warna sekunder dan berikan tiga contohnya beserta asal campurannya!
Sukar
18. Sebutkan tiga benda di sekitarmu yang berwarna primer dan tiga benda yang berwarna sekunder!
Sukar
19. Jika kamu memiliki cat warna merah dan biru, warna apa yang bisa kamu buat? Jelaskan juga satu benda di sekitarmu yang memiliki warna tersebut!
Sukar
20. Bayangkan sebuah gambar sederhana yang menggunakan minimal 2 warna primer dan 2 warna sekunder. Sebutkan nama warnanya dan dari mana asal warnanya!
🔑 Kunci Jawaban (Asesmen Formatif)
Pilihan Ganda:
1. A — Merah 2. B — 3 3. C — Campuran dua warna primer 4. D — Merah, kuning, biru 5. A — Oranye 6. B — Kuning dan biru 7. C — Merah dan biru 8. D — Sekunder 9. A — Hijau 10. C — Warna primer adalah warna dasar, sedangkan warna sekunder adalah hasil campuran dua warna primer
Isian (contoh jawaban):
11. Merah, kuning, biru 12. Merah dan kuning 13. Contoh: pisang kuning, langit biru, bendera merah (jawaban bisa bervariasi) 14. Ungu 15. Contoh: hijau (kuning + biru), ungu (merah + biru) — jawaban bisa bervariasi
Esai (contoh jawaban/rubrik):
16. Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain, contohnya merah, kuning, dan biru. 17. Warna sekunder adalah warna hasil campuran dua warna primer, contohnya oranye (merah+kuning), hijau (kuning+biru), dan ungu (merah+biru). 18. Contoh primer: apel merah, pisang kuning, langit biru. Contoh sekunder: jeruk oranye, daun hijau, terong ungu (jawaban bisa bervariasi). 19. Warna ungu, contoh benda: terong atau buah anggur (jawaban bisa bervariasi). 20. Jawaban bervariasi sesuai kreativitas siswa, dinilai dari ketepatan penyebutan warna primer/sekunder dan asal campurannya. (Penilaian esai disesuaikan dengan kelengkapan dan ketepatan penjelasan siswa.)
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang warna primer dan sekunder. Warna primer (merah, kuning, biru) adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain. Warna sekunder (oranye, hijau, ungu) terbentuk dari campuran dua warna primer. Banyak benda di sekitar kita menggunakan warna-warna ini, seperti buah, mainan, dan pelangi. Dengan mengenal warna, kita bisa berkarya seni yang lebih indah dan penuh warna! 🎨
🧑🏫 Kesimpulan Pengajaran (Refleksi Guru)
⚠️ Kendala Pembelajaran
• Sebagian siswa masih kesulitan mencampurkan warna primer terutama konsistensinya untuk jadi warna baru
🔧 Tindak Lanjut
• Melakukan pencampuran warna dengan perlahan dan rapi
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!