Kamis, 08 Oktober 2026
RANGKUMAN MATERI IPAS STS SEM GANJIL
Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid
Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Nama Guru
Yogi Era Reforma, S.Pd.
Hari / Tanggal
Kamis, 15 Oktober 2026
Fase / Kelas
Fase B / Kelas III
Mata Pelajaran
IPAS
Materi
LATIHAN PERSIAPAN STS
Pertemuan Ke
-
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
IPAS - KELAS 3
Pancaindra dan Perubahan Lingkungan Sosial
Mengenal tubuhku dan tradisi di sekitarku
📘 Identitas Mata Pelajaran
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi bagian tubuh (pancaindra) beserta fungsinya untuk menjaga kesehatan diri, serta mengenali keragaman silsilah keluarga, tradisi, dan perubahan sosial budaya di lingkungan sekitarnya sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.
*Rujukan: Keputusan BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran (CP Terbaru), elemen Pemahaman IPAS (Tubuh Manusia dan Interaksi Sosial Budaya).
Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu menjawab soal berkaitan dengan pancaindra dan perubahan lingkungan sosial.
Rincian kegiatan pembelajaran:
| Kategori | Kegiatan |
| Mindful | Mengerjakan soal review materi sebelumnya dengan fokus. |
| Joyful | Menonton video pembelajaran tentang pancaindra dan tradisi Indonesia. |
| Meaningful | Mengenal 5 pancaindra, fungsinya, dan bagian-bagian khususnya. |
| Meaningful | Memahami cara menjaga kesehatan masing-masing pancaindra. |
| Meaningful | Memahami silsilah keluarga dan panggilan khusus anggota keluarga dari berbagai suku. |
| Meaningful | Mengenal tradisi di Indonesia beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. |
| Meaningful | Membandingkan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi dari dahulu hingga sekarang. |
| Mindful | Mengerjakan asesmen formatif dan merefleksikan pentingnya menjaga tradisi. |
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Siswa mengerjakan soal review tentang perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi.
- Siswa menonton video pembelajaran tentang pancaindra dan tradisi Indonesia.
- Siswa mengenal 5 pancaindra, fungsinya, dan bagian-bagian khususnya.
- Siswa memahami cara menjaga kesehatan masing-masing pancaindra.
- Siswa memahami silsilah keluarga dan panggilan khusus anggota keluarga dari berbagai suku.
- Siswa mengenal tradisi di Indonesia beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
- Siswa membandingkan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi dari dahulu hingga sekarang.
- Siswa mengerjakan asesmen formatif dan merefleksikan pentingnya menjaga tradisi.
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning dan Contextual Teaching and Learning (CTL).
Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, dan penugasan.
🔁 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya
Ayo ingat kembali materi tentang perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi!
1. Alat komunikasi tradisional yang dikirim lewat kantor pos dan diantar oleh tukang pos disebut...
2. Delman adalah alat transportasi tradisional yang ditarik oleh...
3. Sebelum ada telepon genggam, orang berkomunikasi jarak jauh menggunakan...
4. Perahu layar dapat bergerak karena memanfaatkan tenaga...
5. Alat transportasi modern yang menggantikan fungsi delman di jalan raya adalah...
🔑 Kunci Jawaban Review:
1. B | 2. C | 3. A | 4. C | 5. D
🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
1. Lima Pancaindra dan Fungsinya
| Pancaindra | Fungsi |
| 👁️ Mata | Indra penglihatan, untuk melihat benda di sekitar. |
| 👂 Telinga | Indra pendengaran, untuk mendengar suara. |
| 👃 Hidung | Indra penciuman, untuk mencium bau. |
| 👅 Lidah | Indra pengecap, untuk merasakan rasa makanan. |
| ✋ Kulit | Indra peraba, untuk merasakan sentuhan, panas, dan dingin. |
2. Bagian Pancaindra dan Fungsi Khususnya
👁️ Mata: pupil (mengatur cahaya yang masuk), iris (memberi warna mata), kornea (melindungi bagian depan mata), alis mata (mencegah keringat masuk mata), bulu mata (melindungi mata dari debu).

👃 Hidung: bulu hidung (menyaring debu dan kotoran), lendir (menangkap debu dan kuman serta melembapkan udara).
👅 Lidah: papila, yaitu bintil-bintil kecil pengecap rasa manis, asin, asam, dan pahit.
👂 Telinga: daun telinga (menangkap gelombang suara), gendang telinga (menggetarkan suara yang masuk), koklea/rumah siput (mengubah getaran suara menjadi sinyal ke otak).
3. Cara Menjaga Kesehatan Pancaindra
Mata: tidak menonton TV/gawai terlalu dekat dan lama, istirahat yang cukup, makan makanan bergizi seperti wortel.
Telinga: membersihkan dengan hati-hati, menghindari suara yang terlalu keras.
Hidung: tidak mengorek terlalu dalam, memakai masker saat berdebu.
Lidah: menjaga kebersihan mulut, rajin menyikat gigi.
Kulit: mandi secara teratur, menggunakan pelindung saat terkena sinar matahari berlebih.
4. Silsilah Keluarga
Silsilah keluarga adalah bagan atau catatan yang menunjukkan hubungan antaranggota keluarga dari generasi ke generasi. Contoh sederhana silsilah keluarga:
5. Panggilan Khusus Anggota Keluarga
| Suku | Ayah | Ibu | Kakek | Nenek |
| Jawa | Bapak | Simbok | Mbah Kakung | Mbah Putri |
| Bali | Bapa/Ajik | Meme/Biang | Pekak | Dadong |
| Lampung | Bak | Ina | Datuk | Niyai |
| Sunda | Bapa | Ambu/Ema | Aki | Nini |
| Batak | Among/Bapa | Inong/Omak | Ompung Doli | Ompung Boru |
*Istilah panggilan dapat berbeda-beda tergantung dialek dan daerah masing-masing.
6. Tradisi di Indonesia
Bajamba (Sumatra Barat): tradisi makan bersama dalam satu nampan besar saat acara adat.
Sakai Sambayan (Lampung): tradisi gotong royong saling membantu antarwarga dalam suatu kegiatan.
Mappacci (Sulawesi Selatan): prosesi penyucian diri calon pengantin sebelum hari pernikahan.
Sungkeman (Jawa): tradisi bersimpuh dan memohon maaf kepada orang tua, biasanya saat Hari Raya.
Bakar Batu (Papua): tradisi memasak bersama menggunakan batu panas sebagai ungkapan rasa syukur dan kebersamaan.
7. Nilai-Nilai dalam Tradisi
| Tradisi | Nilai yang Terkandung |
| Bajamba | Kekeluargaan dan kebersamaan |
| Sakai Sambayan | Gotong royong |
| Mappacci | Religius |
| Sungkeman | Hormat kepada kedua orang tua |
| Bakar Batu | Kerja sama |
8. Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Transportasi
| Bidang | Dahulu | Sekarang |
| Komunikasi | Surat | Email / pesan singkat |
| Komunikasi | Kentongan | Pengeras suara / pengumuman digital |
| Transportasi | Delman | Mobil |
| Transportasi | Perahu dayung | Kapal bermesin |
9. Pentingnya Menjaga Tradisi
Tradisi adalah warisan budaya dari nenek moyang yang perlu kita jaga dan lestarikan. Dengan menjaga tradisi, kita memperkuat identitas bangsa, mempererat kebersamaan antarwarga, dan dapat mengambil pelajaran nilai-nilai luhur untuk kehidupan sehari-hari.
📝 Penutup: Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. (Mudah) Indra yang digunakan untuk melihat adalah...
2. (Mudah) Bagian mata yang berfungsi mengatur cahaya yang masuk adalah...
3. (Sedang) Tradisi makan bersama dalam satu nampan besar yang berasal dari Sumatra Barat disebut...
4. (Sedang) Dahulu masyarakat berkirim kabar menggunakan surat, sekarang dapat menggunakan...
5. (Sukar) Nilai gotong royong paling sesuai dengan tradisi...
B. Isian Singkat
1. (Mudah) Bagian lidah yang berfungsi mengecap rasa disebut ....
2. (Sedang) Sebutkan panggilan untuk kakek dalam bahasa Lampung!
3. (Sukar) Sebutkan satu contoh perkembangan teknologi transportasi dari dahulu ke sekarang!
C. Esai
1. (Sedang) Jelaskan dua cara menjaga kesehatan mata dan telinga!
2. (Sukar) Jelaskan mengapa penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan tradisi di Indonesia!
🔑 Kunci Jawaban Asesmen Formatif
Pilihan Ganda: 1. B | 2. A | 3. C | 4. B | 5. C
Isian:
1. Papila
2. Datuk
3. Jawaban bervariasi, misalnya: delman menjadi mobil, perahu dayung menjadi kapal bermesin.
Esai:
1. Jawaban bervariasi, misalnya: mata (tidak menonton gawai terlalu dekat, istirahat cukup), telinga (membersihkan dengan hati-hati, menghindari suara keras).
2. Jawaban bervariasi, intinya: tradisi memperkuat identitas bangsa, mempererat kebersamaan, dan mengandung nilai-nilai luhur untuk kehidupan.
✅ Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang lima pancaindra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit) beserta bagian dan cara menjaganya, silsilah keluarga dan panggilan khusus anggota keluarga dari berbagai suku, tradisi di Indonesia beserta nilai-nilainya, serta perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi dari dahulu hingga sekarang. Semua ini mengajarkan kita untuk menjaga diri dan melestarikan budaya bangsa.
🧑🏫 Kesimpulan Pengajaran
Kendala Pembelajaran:
.
Tindak Lanjut:
.
TAUTAN LATIHAN SOAL IPAS:
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
💪 Terus semangat belajar! | 🌟 Pantang menyerah meraih cita-cita! | 📚 Jangan lupa review materi hari ini! |
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
RANGKUMAN MATERI MATEMATIKA STS GANJIL
Pembelajaran Harian
Kelas 3 Bilal Bin Raba
Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Nama Guru
Yasmin Hadi S.Pd.
Hari / Tanggal
Rabu, 14 Oktober 2026
Fase / Kelas
Fase B / Kelas III
Mata Pelajaran
MATEMATIKA
Materi
LATIHAN PERSIAPAN STS
Pertemuan Ke
-
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
🔢➕➖✖️➗🍕 Matematika – Kelas 3 Operasi Bilangan Cacah & Pecahan Sederhana |
| 📋 Identitas Mata Pelajaran |
| 🎯 Capaian Pembelajaran (Fase B) Peserta didik mampu memahami nilai tempat bilangan cacah, melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah, serta mengenal pecahan sederhana dan menjumlahkan serta mengurangkan pecahan berpenyebut sama dalam kehidupan sehari-hari. (Mengacu pada CP Fase B Kurikulum Merdeka versi terbaru.) |
| 🌟 Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menyelesaikan operasi bilangan cacah dan pecahan sederhana. Pelaksanaannya dalam kegiatan belajar:
|
| 🧭 Alur Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu mengingat dan menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama dengan teliti. 2. Siswa mampu mengikuti video dan menyebutkan inti materi hari ini. 3. Siswa mampu menentukan nilai tempat dan menguraikan bilangan ratusan. 4. Siswa mampu menyelesaikan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah. 5. Siswa mampu menyebutkan pembilang dan penyebut serta menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama. 6. Siswa mampu mengerjakan soal operasi bilangan cacah dan pecahan sederhana dengan teliti. |
| 🛠️ Model dan Metode Model: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari dengan operasi hitung). Metode: Tayangan video, demonstrasi benda konkret, tanya jawab, latihan, dan kuis interaktif. |
| 🌅 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya |
| Tarik napas dalam dulu ya 😊 Kemarin kita belajar penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Yuk, ingat kembali! 1. 2/5 + 1/5 = ... 2. 5/8 − 2/8 = ... 3. 3/7 + 2/7 = ... 4. 6/9 − 4/9 = ... 5. Ibu membeli 3/6 kg gula, lalu membeli 2/6 kg lagi. Berapa kg gula Ibu sekarang? |
| 🔑 Kunci Jawaban 1) B 2) C 3) D 4) A 5) B Ingat: penyebut tetap, hanya pembilang yang dijumlahkan atau dikurangkan. |
| 🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan |
| 🏠 1. Nilai Tempat Simak video berikut a: Letak angka menentukan nilainya. Contoh bilangan 3.582:
Angka 5 berada di tempat ratusan, jadi nilainya 500. |
| 🧩 2. Menguraikan Bilangan Menguraikan = memecah bilangan menurut nilai tempatnya. 🔹 234 = 200 + 30 + 4 🔹 567 = 500 + 60 + 7 🔹 805 = 800 + 0 + 5 |
| ➕ 3. Penjumlahan Ratusan a. Tanpa menyimpan: 123 + 256 123 + 256 ----- 379 Jumlahkan dari kanan: 3+6=9, 2+5=7, 1+2=3. b. Dengan menyimpan: 247 + 185 11 247 + 185 ----- 432 7+5=12, tulis 2, simpan 1. Lalu 4+8+1=13, tulis 3, simpan 1. Terakhir 2+1+1=4. Jika masih bingung simak video berikut ya: |
| ➖ 4. Pengurangan Ratusan a. Tanpa meminjam: 586 − 234 586 − 234 ----- 352 6−4=2, 8−3=5, 5−2=3. b. Dengan meminjam: 432 − 175 432 − 175 ----- 257 Satuan: 2 kurang dari 5, pinjam 1 puluhan, jadi 12−5=7. Puluhan tinggal 2: kurang dari 7, pinjam 1 ratusan, jadi 12−7=5. Ratusan tinggal 3: 3−1=2. |
| ✖️ 5. Perkalian Puluhan dan Satuan 23 × 4 23 × 4 ---- 92 Satuan: 3×4=12, tulis 2, simpan 1. Puluhan: 2×4=8, ditambah 1 menjadi 9. Hasilnya 92. Cara lain: 14 × 3 = (10×3) + (4×3) = 30 + 12 = 42. |
| ➗ 6. Pembagian Tanpa Sisa Pembagian adalah kebalikan perkalian. 🔸 84 : 4 → 80:4=20 dan 4:4=1, jadi 20+1=21 (cek: 4×21=84 ✅) 🔸 360 : 6 → 36 puluhan dibagi 6 = 6 puluhan, jadi 60 (cek: 6×60=360 ✅) Cara melakukan pembagian dengan mudah: |
| 🍕 7. Pecahan Sederhana Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. 3/4 3 = pembilang (bagian yang diambil/diwarnai) 4 = penyebut (jumlah seluruh bagian sama besar) |
| 🍰 8. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Penyebut Sama Aturan: penyebut tetap, hanya pembilang yang dijumlahkan atau dikurangkan. 3/8 + 2/8 = 5/8 3/8 + 2/8 = 5/8 7/9 − 3/9 = 4/9 (7 − 3 = 4, penyebut tetap 9) |
| 📝 Penutup: Asesmen Formatif |
A. Pilihan Ganda (mudah → sukar)
1. Nilai tempat angka 5 pada bilangan 352 adalah ... 2. 400 + 60 + 8 = ... 3. 276 + 148 = ... 4. 503 − 247 = ... 5. Adi makan 2/8 pizza, Budi makan 3/8 pizza. Sisa pizza adalah ... |
| B. Isian 6. Pada pecahan 3/5, angka 5 disebut ... 7. 18 × 4 = ... 8. 7/10 − 4/10 = ... C. Esai 9. Toko buku memiliki 345 buku. Terjual 168 buku, lalu datang kiriman 120 buku. Berapa buku di toko sekarang? Tuliskan langkahnya! 10. Ibu membuat 4 kotak kue. Setiap kotak berisi 24 kue. Semua kue dibagikan sama banyak kepada 6 anak. Berapa kue yang diterima setiap anak? |
| 🔑 Kunci Jawaban PG: 1) C 2) A 3) D 4) B 5) C Isian: 6) Penyebut 7) 72 8) 3/10 Esai: 9) 345 − 168 = 177, lalu 177 + 120 = 297 buku. 10) Jumlah kue 4 × 24 = 96, lalu 96 : 6 = 16 kue untuk setiap anak. |
| 🏁 Kesimpulan Nilai tempat membantu kita memahami bilangan. Saat menjumlahkan kita boleh menyimpan, saat mengurangkan kita boleh meminjam, perkalian dan pembagian saling berkebalikan. Pada pecahan berpenyebut sama, hanya pembilang yang dijumlahkan atau dikurangkan. Teruslah berlatih ya! 🌈 |
| 👩🏫 Kesimpulan Pengajaran Kendala: siswa sering lupa menambahkan angka simpanan atau salah saat meminjam pada pengurangan bersusun, serta menjumlahkan penyebut pada pecahan. Tindak lanjut: gunakan benda konkret (kancing atau blok puluhan dan satuan) dan gambar potongan pecahan, lalu biasakan menulis angka simpanan kecil di atas dan memeriksa jawaban dengan operasi kebalikan. |
TAUTAN LATIHAN SOAL MATEMATIKA:
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!








Tidak ada komentar:
Posting Komentar