Rabu, 30 Maret 2022

Kamis, 31 Maret 2022

   Hari/ tanggal : Kamis, 31 Maret 2022

Tema  9 : Benda - benda di Sekitar Kita
Subtema 1: Benda Tunggal dan Campuran
Pembelajaran 2
Muatan : Bahasa Indonesia (3.4, 4.4), IPA (3.9, 4.9), SBdP (3.2, 4.2)




A. TUJUAN
1. Dengan kegiatan mengamati gambar iklan media cetak, siswa dapat mengidentifikasi unsur-unsur  
    iklan, menyimpulkan isi iklan yang terdapat pada gambar iklan dengan tepat.
2. Dengan kegiatan mengamati berbagai benda pada tabel, siswa dapat menuliskan kesimpulan tentang 
    perbedaan zat tunggal dan zat campuran dengan benar.
3. Dengan kegiatan membaca tentang tangga nada, siswa dapat menjelaskan pengertian tangga nada, 
    tangga nada mayor, dan tangga nada minor dengan tepat.

Assalamualaikum wr..wb apa kabar ananda semua nya? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal afiat, aamin yra.
Sebelum memulai pembelajaran kita baca basmallah dulu ya..


IPA

Di sekitar kita terdapat berbagai macam materi dimulai dari materi tunggal, senyawa dan campuran. Agar lebih mudah dalam memahami macam materi ini maka dilakukan pengklasifikasian materi menjadi zat tunggal dan campuran. Zat tunggal sendiri masih dibedakan menjadi unsur dan senyawa. Dari istilah yang digunakan pastinya ada beberapa perbedaan zat tunggal dan campuran.

Semua benda yang ada di sekitar kita termasuk materi. Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Berdasarkan komposisi penyusunnya, materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran.

A. Zat Tunggal
Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis. Contoh benda termasuk dalam zat tunggal adalah air, garam, gula, dan emas 24 karat.

B. Campuran
Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen.

1. Campuran Homogen
Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Contoh: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.

2. Campuran Heterogen
Campuran heterogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan. Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.

Seperti yang telah dipelajari sebelumnya tentang iklan susu. Sekarang, kita akan berlatih membedakan zat tunggal dan campuran dengan bahan-bahan berikut. Ikuti langkah kerjanya dengan baik dan hati-hati.

Langkah kerja:

1. Siapkan lima macam benda seperti kapur tulis, air garam, gula pasir, minuman kopi tumbuk, dan kawat tembaga.
2. Amati zat penyusun kelima benda tersebut.
3. Tuliskan hasil pengamatanmu dalam tabel berikut.

Nama Benda

Zat Penyusun

Air

 Air, air termasuk zat tunggal

Kapur Tulis

 Kapur, kapur termasuk zat tunggal

Air Garam

 Air dan garam, air garam termasuk campuran

Gula pasir

 Gula pasir, gula pasir termasuk zat tunggal

Minuman Kopi Tumbuk

 Air dan Kopi, minuman kopi tumbuk termasuk campuran

Kawat Tembaga

 Tembaga, kawat tembaga termasuk zat tunggal

Setelah kalian melakukan kegiatan dan mengisi tabel, maka buatlah kesimpulan dengan meneruskan kalimat berikut.

1. Zat tunggal adalah zat yang tersusun dari satu jenis materi.
    Contoh zat tunggal yaitu air, kapur tulis, gula pasir, dan kawat tembaga.

2. Zat campuran adalah zat yang tersusun dari beberapa jenis materi atau zat tunggal.
    Contoh campuran, yaitu air garam dan minuman kopi tumbuk

3. Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis dan campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. Jadi perbedaan antara zat tunggal dan campuran adalah zat penyusunnya.

Muatan SBDP

Nada-nada harmonis yang tersususn secara berjenjang disebut tangga nada. Salah satu jenis tangga nada adalah tangga nada diatonis. Tangga nada diatonis mempunyai tujuh nada dengan jarak nadanya satu dan setengah. Tangga nada diatonis dibedakan menjadi dua yaitu tangga nada diatonis mayor dan tangga nada diaonis minor.
Tangg nada diatonis dibedakan menjadi tangga nada diatonis mayor dan tangga nada diatonis minor.

a. Tangga nada diatonis mayor
Tangga nada yang memiliki susunan nada yaitu 1 1 ½ 1 1 1 ½
Lagu dengan tangga nada diatonis mayor memiliki ciri bersifat gembira, bersemangat, dan biasany diawali dan diakhri dengan nada do=c. Contohnya lagu “Maju Tak Gentar”, “Hari Merdeka” dan “Indonesia Raya”

b. Tangga nada diatonis minor
Tangga nada yang memiliki susunan nada yaitu 1 ½ 1 1 ½ 1 1. Lagu dengan tangga nada diatonis minor memiliki ciri antara lain bersifat sedih, dan biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La=A. Contohnya gugur bunga, syukur, dan hymne guru. Tangga nada diatonis minor dibedakan menjadi tig jenis yaitu
1. Tangga nada minor asli (hanya memiliki nada pokok)
2. Tangga nada minor harmonis (nada ketujuhnya dinaikkan setengah laras)
3. Tangga nada minor melodis (nada ke enam dan ke tujuhnya dinaikkan setengah laras)

B. Indonesia

Iklan adalah pemberitahuan mengenai suatu barang atau jasa kepada masyarakat umum. Pemberitahuan dilakukan supaya orang tertarik untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan. Iklan dapat disampaikan melalui media cetak, audio, dan elektronik.

Iklan dapat terlihat hampir di semua tempat dan semua media. Seakan-akan iklan mengikuti ke mana saja kita pergi sepanjang hari. Di rumah, di jalanan, di pasar, di sekolah, dan di tempat-tempat lainnya kamu selalu bertemu iklan. Setiap media memiliki karakteristik yang berbeda. Iklan di televisi sangat berbeda dengan iklan di radio maupun iklan di internet. Berikut unsur-unsur yang ada dalam sebuah iklan.

1. Nama produk. Nama produk merupakan nama dari barang atau jasa yang akan ditawarkan,
2. Gambar produk. Gambar produk menampilkan produk barang yang akan ditawarkan. Gambar dapat  
    berupa produk yang ditawarkan atau dapat berupa orang yang menggunakan produk tersebut.
3. Kalimat iklan. Kalimat iklan biasanya kalimat yang bermaksud membujuk dan meyakinkan calon 
    pengguna barang/jasa. Tulisan yang singkat dan mudah terlihat, sebagai penjelasan dari produk.
4. Keunggulan produk. Pada bagian ini keungulan produk yang ditawarkan dijelaskan.
5. Harga produk. Biasanya harga produk yang ditawarkan juga disertakan dalam sebuah iklan.
6. Nomor telepon pengiklan. Nomor ini biasanya disertakan dalam iklan agar calon pembeli dapat 
    menghubungi pengiklan.
7. Alamat pengiklan

Ciri atau Kaidah kebahasaan teks iklan adalah aturan bahasa yang digunakan dalam sebuah teks iklan.

Ciri-ciri bahasa iklan elektronik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan iklan di media cetak, yaitu

1. Komunikatif. Komunikatif artinya mampu menyampaikan pesan dengan baik. Artinya, pesan yang 
    diterima oleh penerima sama dengan maksud pesan yang disampaikan oleh pengirim pesan.
2. Informatif, artinya menginformasikan mengenai keberadaan produk atau jasa.
3. Mudah dimengerti dan diingat masyarakat,
4. Menarik perhatian, dan
5. Mengajak calon pembeli untuk membeli atau menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.

Suatu hari keluarga Lani berkeliling kota dengan mengendarai mobil. Saat lampu lalu lintas berwarna merah, mobil yang dikendarai ayah Lani berhenti. Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk kaca mobil. Orang itu menyodorkan selembar kertas. Ternyata, kertas itu berisi iklan. Berikut isi selebaran iklan yang diterima oleh ayah Lani.

Ayo Mengamati

Amatilah iklan berikut.



1. Apa saja unsur-unsur yang ada pada iklan di atas? Nama produk, gambar produk, kalimat iklan, alamat pengiklan, dan Nomor telpon pengiklan.

2. Apakah menurutmu unsur-unsur pada iklan di atas lengkap? Tuliskan pendapatmu pada kolom berikut. Iklan tersebut belum lengkap karena belum ada harga barang yang ditawarkan dan keunggulan produk yang ditawarkan.

Agar dapat menarik perhatian khalayak, iklan dalam media cetak memiliki ciri-ciri bahasa sebagai berikut:

Menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.
Menggunakan bahasa yang memikat dan memiliki daya sugesti.
Menggunakan kata konotasi positif.
Isinya bersifat objektif, jujur, singkat, jelas, dan menarik.
Iklan pada gambar di atas menawarkan jual-beli emas di Toko Subur. Tahukah kamu, emas ada yang termasuk zat tunggal dan ada yang termasuk zat campuran. Emas murni yang memiliki kadar 24 karat temasuk zat tunggal. Sedangkan emas yang sudah dicampur dengan logam tembaga memiliki kadar 22 karat, 20 karat, atau 18 karat. Emas seperti itu termasuk dalam benda zat campuran.

Selain itu, ada emas berwarna putih yang dinamakan emas putih. Emas putih juga merupakan benda zat campuran. Emas putih merupakan campuran antara emas, tembaga, dan perak. Campuran tersebut merupakan campuran homogen.

Untuk lebih jelasnya simaklah video berikut!
https://www.youtube.com/watch?v=-nZcCgdJ7ac

 

Kerjakan Latihan di Modul tematik halaman 89/90 kerjakan bagian 1 saja langsung di buku modul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar