Selasa, 18 Agustus 2026
MATERI AJAR RABU, 19 AGUSTUS 2026
Pembelajaran Harian
Kelas 3 Bilal Bin Rabah
Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Nama Guru
Yasmin Hadi S.Pd.
Hari / Tanggal
Rabu, 19 Agustus 2026
Fase / Kelas
Fase B / Kelas III
Mata Pelajaran
MTK dan Pendidikan Pancasila
Materi
MTK: perkalian bilangan cacah sampai 1.000
Pendidikan Pancasila: Suku Bangsa di Pulau Bali, NTB/NTT, Papua, Sulawesi, dan Maluku
Pertemuan Ke
MTK: kesembilan
IPAS: kedelapan
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟
Mengenal Suku Bangsa Nusantara
Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku 🌏
📋 Identitas Pembelajaran
| Capaian Pembelajaran | Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan keragaman suku bangsa, bahasa, dan budaya di berbagai daerah di Indonesia, serta menunjukkan sikap menghargai keberagaman sebagai perwujudan nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tujuan Pembelajaran | Siswa mampu mengidentifikasi suku bangsa pada Pulau Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku. |
| Materi | Keragaman Suku Bangsa |
| Alokasi Waktu | 4 x 35 menit |
| Model dan Metode Pembelajaran | Model: Discovery Learning (siswa menemukan sendiri informasi suku bangsa melalui pengamatan peta dan video) Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, pengamatan peta budaya, diskusi kelompok, dan penugasan |
| Media dan Alat Peraga | • Video pembelajaran keragaman suku bangsa Indonesia • Peta Indonesia dan kartu nama pulau • Gambar/kartu pakaian adat dari Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku • Proyektor/laptop untuk menayangkan video • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) • Papan tulis dan spidol warna-warni |
🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Siswa mengingat kembali suku bangsa di Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan dari materi sebelumnya.
- Siswa menonton video dan mengamati peta persebaran suku bangsa di Indonesia bagian tengah dan timur.
- Siswa mengidentifikasi nama-nama suku bangsa di Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku.
- Siswa mendiskusikan ciri khas budaya dari suku-suku tersebut bersama kelompok.
- Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
🔄 Review Materi Sebelumnya
Ayo ingat kembali! Jawablah Benar atau Salah pada pernyataan berikut.
🎬 Video Pembelajaran
Video ini membantu siswa mengenal persebaran suku bangsa di berbagai pulau di Indonesia.
▶ Tonton di YouTube
📖 Suku Bangsa di Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku
🌺 Pulau Bali
Bali dikenal dengan Suku Bali yang memiliki tradisi upacara adat dan seni tari yang khas.
⛰️ Pulau Sulawesi
Sulawesi memiliki beragam suku, di antaranya Suku Bugis, Suku Makassar, Suku Toraja, dan Suku Minahasa.
🌊 NTB dan NTT (Nusa Tenggara Barat dan Timur)
Di NTB terdapat Suku Sasak dan Suku Bima, sedangkan di NTT terdapat Suku Timor, Suku Sumba, dan Suku Flores.
🦜 Pulau Papua
Papua memiliki banyak suku, di antaranya Suku Asmat, Suku Dani, dan Suku Sentani.
✍️ Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. Suku Bali berasal dari Pulau ...
a. Sulawesi
b. Bali
c. Papua
d. Maluku
2. Rumah adat Tongkonan merupakan rumah adat milik Suku ...
a. Toraja
b. Sasak
c. Ambon
d. Dani
3. Suku Sasak dan Suku Bima berasal dari daerah ...
a. Sulawesi
b. Papua
c. NTB
d. Maluku
4. Kain tenun ikat yang terkenal berasal dari Pulau Sumba dan Flores, yaitu bagian dari daerah ...
a. NTT
b. Sulawesi
c. Papua
d. Bali
5. Ukiran kayu khas yang terkenal sebagai hasil karya Suku Asmat berasal dari Pulau ...
a. Sulawesi
b. Papua
c. Maluku
d. Bali
B. Isian Singkat
6. Suku Bugis dan Suku Makassar berasal dari Pulau ____.
7. Sebutkan satu suku bangsa yang berasal dari Kepulauan Maluku!
8. Sebutkan dua suku bangsa yang berasal dari Pulau Papua!
C. Esai
9. Tuliskan tiga suku bangsa yang telah kamu pelajari hari ini beserta asal pulaunya!
10. Mengapa kita harus saling menghargai keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia? Jelaskan menurut pendapatmu!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b 2. a 3. c 4. a 5. b
Isian Singkat:
6. Sulawesi
7. Suku Ambon atau Suku Ternate
8. Suku Asmat, Suku Dani, atau Suku Sentani (menyebutkan dua di antaranya)
Esai: (dinilai berdasarkan ketepatan siswa menyebutkan suku bangsa beserta asal pulaunya, dan kelogisan alasan pentingnya menghargai keragaman pada nomor 10)
🌟 Kesimpulan
Indonesia memiliki banyak suku bangsa yang tersebar di berbagai pulau, termasuk Bali, Sulawesi, NTB/NTT, Papua, dan Maluku, masing-masing dengan ciri khas budaya, pakaian adat, rumah adat, dan kesenian yang berbeda-beda. Keragaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita syukuri dan hargai bersama sebagai wujud persatuan Indonesia.
📝 Refleksi Pembelajaran Guru
| Kendala Pembelajaran | Sebagian siswa masih kesulitan ... |
| Tindak Lanjut | |
| Siswa yang Sudah Paham | |
| Siswa yang Belum Paham |
Ayo Berlatih Perkalian!
Bilangan Cacah sampai 100 ✖️
📋 Identitas Pembelajaran
| Capaian Pembelajaran | Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menyelesaikan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk penjumlahan berulang dan sifat perkalian bilangan puluhan dan satuan, untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. |
| Tujuan Pembelajaran | Siswa mampu menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 100 (puluhan dan satuan). |
| Materi | Perkalian Bilangan Cacah sampai 100 |
| Alokasi Waktu | 2 x 35 menit |
| Model dan Metode Pembelajaran | Model: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi perkalian) Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi dengan alat peraga, latihan soal berjenjang, dan permainan berhitung |
| Media dan Alat Peraga | • Video pembelajaran perkalian bilangan cacah • Kartu perkalian (tabel perkalian 1-10) • Kelereng, kancing, atau stik es krim untuk peraga penjumlahan berulang • Proyektor/laptop untuk menayangkan video • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) • Papan tulis dan spidol warna-warni |
🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Siswa mengulang kembali konsep pengurangan dengan meminjam dan tidak meminjam.
- Siswa menonton video dan mengamati contoh perkalian bilangan cacah sampai 100.
- Siswa memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui alat peraga.
- Siswa berlatih menyelesaikan perkalian bilangan satuan dan bilangan puluhan.
- Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
🔄 Review Materi Sebelumnya: Pengurangan dengan Meminjam dan Tidak Meminjam
Ayo kerjakan soal latihan berikut ini!
🔑 Kunci Jawaban
1. 233 2. 364 3. 432 4. 267 5. 446
🎬 Video Pembelajaran
Video ini menjelaskan cara menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 100 secara sederhana dan bertahap.
📖 Perkalian Bilangan Cacah sampai 100
1. Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
Perkalian adalah cara singkat untuk menjumlahkan bilangan yang sama secara berulang.
2. Perkalian Bilangan Satuan dengan Satuan
Perkalian dua bilangan satuan (1-9) biasanya dihafalkan melalui tabel perkalian.
3. Perkalian Bilangan Puluhan dengan Satuan
Perkalian bilangan puluhan dengan satuan dapat diselesaikan dengan mengalikan angka satuan terlebih dahulu, lalu mengalikan angka puluhan.
4. Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Perkalian sering digunakan saat menghitung jumlah barang dalam beberapa kelompok, jumlah uang, atau jumlah kursi dalam beberapa baris.
✍️ Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. 6 × 7 = ...
a. 36
b. 42
c. 48
d. 40
2. 8 × 9 = ...
a. 63
b. 81
c. 72
d. 64
3. 15 × 4 = ...
a. 45
b. 50
c. 60
d. 55
4. Sebuah toko memiliki 12 rak buku. Setiap rak berisi 5 buku. Jumlah buku seluruhnya adalah ...
a. 50
b. 65
c. 55
d. 60
5. Bu Rina membagikan permen kepada 23 siswa. Setiap siswa mendapat 4 permen. Jumlah permen yang dibagikan Bu Rina seluruhnya adalah ...
a. 82
b. 92
c. 88
d. 96
B. Isian Singkat
6. 9 × 5 = ____
7. 18 × 3 = ____
8. Sebuah kandang ayam berisi 6 baris kandang kecil. Setiap baris berisi 9 ekor ayam. Berapa jumlah ayam seluruhnya? ____
C. Esai
9. Hitunglah 27 × 3 dengan menunjukkan cara memecah bilangan puluhan dan satuan!
10. Buatlah sebuah soal cerita perkalian bilangan cacah sampai 100 yang berkaitan dengan kegiatan di rumahmu, lalu selesaikan soal tersebut!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b 2. c 3. c 4. d 5. b
Isian Singkat:
6. 45
7. 54
8. 54 ekor ayam
Esai:
9. 27 × 3 = (20 × 3) + (7 × 3) = 60 + 21 = 81
10. (dinilai berdasarkan kesesuaian soal cerita dengan kegiatan sehari-hari serta ketepatan hasil perhitungan siswa)
🌟 Kesimpulan
Perkalian bilangan cacah sampai 100 dapat dipahami sebagai penjumlahan berulang, dan dapat diselesaikan dengan memecah bilangan puluhan menjadi puluhan dan satuan lalu menjumlahkan hasil perkaliannya. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah barang dalam beberapa kelompok, jumlah kursi dalam beberapa baris, atau jumlah benda yang dibagikan secara merata.
📝 Refleksi Pembelajaran Guru
| Kendala Pembelajaran | |
| Tindak Lanjut | |
| Siswa yang Sudah Paham | |
| Siswa yang Belum Paham |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar