Hari/Tanggal : Selasa, 26 Agustus 2025
Muatan Pembelajaran :
Seni (Bentuk dan garis)
Ipas : Siklus mahluk hidup
Mtk : Bilangan Caca
Metode Penbelajaran : demonstrasi, tanya jawab, penugasan
Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar
Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh
Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.
📘 Rangkuman Materi Seni Rupa
1. Garis
- Pengertian: Garis adalah goresan atau tarikan yang membentuk jejak pada permukaan. Garis merupakan unsur paling dasar dalam seni rupa.
- Jenis-jenis garis:
- Garis lurus (tegak, mendatar, miring).
- Garis lengkung (melengkung bebas, spiral).
- Garis putus-putus.
- Garis zig-zag.
- Fungsi garis:
- Membentuk gambar atau pola.
- Memberi kesan gerak, arah, atau tekstur.
- Menjadi dasar terbentuknya bentuk dan bidang.
- Contoh: Garis lurus pada bangunan, garis lengkung pada gelombang, garis zig-zag pada kilat.
2. Bentuk / Bidang
- Pengertian: Bentuk adalah wujud rupa dari sesuatu, sedangkan bidang adalah permukaan datar yang dibatasi garis.
- Jenis bentuk/bidang:
- Geometris: teratur, seperti segitiga, persegi, lingkaran, persegi panjang.
- Organis (bebas): tidak beraturan, biasanya terinspirasi dari alam (daun, awan, batu).
- Fungsi bentuk/bidang:
- Menjadi dasar untuk menggambar atau membuat karya seni.
- Menunjukkan ukuran, arah, dan ruang.
- Contoh:
- Segitiga pada atap rumah.
- Lingkaran pada roda.
- Bidang bebas pada gambar awan atau daun.
3. Ragam Hias
- Pengertian: Ragam hias adalah gambar hiasan untuk memperindah benda atau permukaan. Disebut juga motif dekoratif.
- Jenis ragam hias:
- Flora: motif tumbuhan (bunga, daun, sulur).
- Fauna: motif hewan (burung, ikan, kupu-kupu).
- Geometris: pola dari bentuk geometri (kotak, lingkaran, segitiga).
- Figuratif: terinspirasi dari manusia atau makhluk hidup lain.
- Ciri-ciri: sederhana, berpola, bisa diulang, dan dimodifikasi.
- Fungsi: memperindah karya seni, memberi ciri khas budaya, menambah nilai estetika.
- Contoh:
- Batik bermotif bunga.
- Ukiran kayu berbentuk hewan.
📘 IPAS – Siklus Hidup Tumbuhan
1. Apa itu Siklus Hidup Tumbuhan?
Siklus hidup tumbuhan adalah tahapan perubahan yang dialami tumbuhan dari biji hingga menjadi tumbuhan dewasa, menghasilkan bunga, buah, dan biji kembali.
👉 Dengan siklus ini, tumbuhan dapat terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.
2. Tahapan Siklus Hidup Tumbuhan
Biji
- Bagian tumbuhan yang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.
- Contoh: biji kacang hijau, biji padi.
Kecambah (perkecambahan)
- Biji mulai tumbuh, keluar akar kecil dan batang kecil.
Tunas / Tanaman Muda
- Batang semakin besar, muncul daun-daun muda.
Tumbuhan Dewasa
- Tumbuh lengkap dengan akar, batang, daun, dan siap menghasilkan bunga.
Berbunga
- Bunga muncul dan siap untuk proses penyerbukan.
Berbuah
- Setelah penyerbukan, bunga menjadi buah yang berisi biji.
Biji Baru
- Buah menghasilkan biji, yang dapat ditanam kembali.
3. Contoh Siklus Hidup
- Kacang hijau: biji → kecambah → tunas → tumbuhan dewasa → berbunga → berbuah → biji baru.
- Padi: biji → kecambah → batang → padi berbulir → biji padi baru.
4. Kesimpulan
- Semua tumbuhan mengalami siklus hidup.
- Tahapannya: biji → kecambah → tumbuh dewasa → berbunga → berbuah → menghasilkan biji lagi.
- Siklus hidup membuat tumbuhan tetap ada di bumi.
📗 Matematika – Rangkuman Persiapan Sumatif 1
1. Membaca Bilangan Cacah
- Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0, 1, 2, 3, … dan seterusnya.
- Contoh membaca:
- 125 → seratus dua puluh lima
- 3.406 → tiga ribu empat ratus enam
- 50.020 → lima puluh ribu dua puluh
👉 Tips: bacalah dari ribuan – ratusan – puluhan – satuan.
2. Penjumlahan Bilangan Cacah
Cara bersusun ke bawah
Contoh:345 + 226 ------ 571Penjumlahan tanpa menyimpan: 23 + 15 = 38
Penjumlahan dengan menyimpan: 68 + 27 = 95
👉 Ingat: jika hasil di satuan lebih dari 9, maka simpan ke puluhan.
3. Pengurangan Bilangan Cacah
Cara bersusun ke bawah
Contoh:543 - 218 ------ 325Pengurangan tanpa meminjam: 75 – 32 = 43
Pengurangan dengan meminjam: 402 – 175 = 227
👉 Jika angka atas lebih kecil dari angka bawah, maka harus meminjam dari angka di depannya.
4. Latihan Ringkas
- Bacalah bilangan berikut: 6.304 = ....................................
- Hitunglah: 274 + 158 = ....................................
- Hitunglah: 805 – 267 = ....................................
5. Kesimpulan
- Bilangan cacah digunakan untuk menghitung banyak benda.
- Penjumlahan = menambah, pengurangan = mengurangi.
- Gunakan cara bersusun agar lebih mudah menghitung.
Kesimpulan:
Demikian pembelajaran hari ini, terima kasih telah mengikuti pembelajaran dengan baik dan semangat. Kita lanjutkan kembali esok hari ya
Wassallaamualikum Wr Wb







Tidak ada komentar:
Posting Komentar