Senin, 06 April 2020

Selasa, 7April 2020

Selasa, 07 April 2020 >> Tema 8 Subtema 1 >> Pembelajaran 5 dan 6



TINGKATAN DALAM PRAMUKA


Pendidikan dalam Gerakan Pramuka disesuaikan dengan umur, psikologi, fisik dan kemampuan tiap individu. Jadi apabila umurnya sudah melampaui batas tertinggi dari suatu golongan usia harus pindah ke golongan usia lainnya. Sistem Pendidikan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu untuk peserta didik dan untuk orang dewasa. Lebih jelasnya sebagai berikut :

1.   Untuk peserta didik

Sistem pendidikan untuk tahapan ini diatur melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta Pramuka Garuda. Dengan sistem ini peserta didik dibawa setingkat demi setingkat menuju tingkat yang paling tinggi pada tingkatanya.

Pramuka Siaga, untuk usia 7 – 10 tahun atau tingkat SD yang biasanya jatuh pada kelas 1-3. Untuk SKU terdiri dari :
1)    Siaga Mula
2)    Siaga bantu
3)    Siaga Tata

Untuk SKK hanya ada satu tingkat terdiri atas bermacam-macam. Apabila telah mencapai siaga tata dan memenuhi persyaratan tertentu dapat dilanjutkan untuk mencapai Siaga Garuda.

Pramuka Penggalang, untuk usia 11 – 15 tahun atau tingkat SD sampai SMP, yang biasanya masuk pada kelas 4 SD sampai ke tingkat  kelas 9 SMP. Untuk SKU terdiri dari :

1)   Penggalang Ramu
2)   Penggalang Rakit
3)   Penggalang Terap

Sejak Penggalang Rakit seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai penggalang terap dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penggalang Garuda.

Pramuka Penegak, untuk usia 16 – 20 tahun atau tingkat SMU sederajat sampai Universitas. Untuk SKU terdiri dari :

1)   Penegak Bantara
2)   Penegak Laksana

Baik Penegak Bantara maupun Laksana seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Penegak Laksana dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Penegak Garuda.

Pramuka Pandega, untuk usia 21 – 25 tahun atau tingkat Universitas. Untuk SKU terdiri dari satu tingkat saja yaitu Pandega. Apabila sudah dilantik Pandega seorang pramuka dapat mencapai SKK sesuai pilihannya. Apabila telah mencapai Pandega dan memenuhi persyaratan tertentu dapat mencapai Pandega Garuda.

2.   Untuk orang dewasa

Untuk umur diatas 25 tahun dan mempunyai tujuan dapat mengabdikan diri secara sukarela dan aktif menjalankan kewajiban sebagai Pembantu Pembina, Pembina Pramuka, Pelatih, Pembantu Andalan, Andalan, Majelis dan staf kwartir. Pendidikan ini bersifat kursus baik di luar maupun di dalam gerakan Pramuka.

a. Kursus Orientasi
1)    Kursus orientasi singkat
2)    Kursus orientasi sedang
3)    Kursus orientasi lengkap

b. Kursus Pembina Pramuka Mahir
1)   Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat dasar
2)   Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat lanjutan

c. Kursus Pelatih Pembina Pramuka
1)  Kursus Pelatih Dasar atau KPD
2)  Kursus Pelatih Lanjutan atau KPL

d. Kursus untuk petugas Gerakan Pramuka
1)   Kursus Pengelola Kwartir
2)   Kursus Andalan
3)   Kursus Pamong Satuan Karya
4)   Kursus Perlebahan
5)   Kursus Instruktur
6)   Kursus Pendidikan dan Kependudukan
7)   Kursus Kader Koperasi
8)   Kursus Ketrampilan Penyediaan Air bersih
9)   Kursus Ketrampilan Perumahan Sehat
10) Kursus Peningkatan Mutu Makanan Rakyat dan sebagainya

Pramuka  Garuda  adalah  tingkatan  tertinggi  dari  setiap  golongannya (Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega). Setiap peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dari golongannya  dan  telah memenuhi syarat menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan Kwartir melalui pembina gugus depannya.



Tanda Pramuka Garuda berbentuk medali  segi  lima dengan  gambar  garuda  yang  memiliki  tunas  kelapa  di dadanya,  dan  memegang  pita  dengan tulisan,  “setia,  siap,  sedia”  yang menggambarkan sikap yang dimiliki Pramuka Garuda (yang digunakan saat upacara  resmi).

Tanda  Pramuka  Garuda  yang  dikenakan  pada  kegiatan sehari-hari  yang  terbuat  dari  kain  dan  diletakkan  pada  dada sebelah  kanan seragam Pramuka.


KELENGKAPAN KEGIATAN PRAMUKA

Dalam melakukan kegiatannya, anggota pramuka menggunakan beberapa alat. Alat-alat tersebut menjadi bagian dari kelengkapan pramuka. Contoh kelengkapan itu adalah tongkat, tali dan bendera semafor. Tongkat dan tali banyak digunakan untuk kegiatan berkemah. Bendera semafor digunakan untuk berkomunikasi.

Pramuka sering melakukan kegiatan berkemah.Oleh karena itu, tongkat dan tali berfungsi untuk mendirikan tenda. Selain utnuk mendirikan kemah, tongkat dan tali digunakan dapat digunakan untuk tiang bendera, tandu orang sakit, bahkan alat untuk mempertahankan diri. Untuk dapat menggunakannya, dibutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam membuat simpul tali.

Adapun bendera semafor digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh. Dua helai bendera berwarna merah dan kuning digerak-gerakkan dengan posisi tertentu. Posisi gerakan bendera melambangkan abjad atau huruf. Serangkaian gerakan dapat menerjemahkan menjadi kalimat atau kode tertentu yang hanya dimengerti oleh pramuka. 

BHINEKA TUNGGAL IKA



Anggota pramuka menjunjung tinggi kebersamaan dalam melakukan kegiatannya. Dengan kebersamaan, pramuka akan menjadi kuat. Sebaliknya, tanpa kebersamaan pramuka akan mudah diadu domba sehingga menjadi lemah. 

Di Indonesia, seluruh anggota pramuka berasal dari daerah, suku namsa, dan keyakinan yang berbeda-beda. Keberagaman ini tidak boleh menjadi penghalang bagi kebersamaan anat anggota. Untuk memupuk kebersamaan diadakan Jambore Nasional (jamnas). Jamnas dilaksanakan setiap 5 tahun dengan peseta dari seluruh Indonesia.

Jamnas adalah pertemuan Pramuka Penggalang seluruh Indonesia dalam bentuk perkemahan besar. Seluruh anggota pramuka yang memiliki warna kulit, budaya, dan agama yang berbeda-beda, bersatu sesuai dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Semboyan yang mempersatukan bangsa Indonesia.

Tanda Barung

Dalam banyak kegiatan, pramuka melakukannya dengan bekerjasama di dalam kelompok. Kelompok-kelompok itu disebut barung. Setiap barung bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam mengerjakan tugas.

Persangan yang dilakukan tidak boleh mengarah kepada perpecahan dan permusuhan. Sebaliknya, persaingan harus lebih memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan. Hal ini sesuai dengan semboyan kita Bhineka Tunggal Ika.


TUGAS

Kerjakanlah di buku latihan tematik!

1. Sebutkan 4 golongan keanggotaan pramuka!
2. Apakah yang dimaksud pramuka garuda?
3. Jelaskan tujuan diadakannya Jambore Nasional (jamnas)!
4. Sebutkan cotoh alat kelengkapan kegiatan pramuka!
5. Sebutkan fungsi dari ebndera semaphore!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar